diposkan pada : 20-03-2020 15:23:01

Pengertian Pengiriman Barang adalah “Mempersiapkan pengiriman fisik barang dari gudang ketempat tujuan yang disesuaikan dengan dokumen pemesanan dan pengiriman serta dalam kondisi yang sesuai dengan persyaratan penanganan barangnya”

Sebelum melakukan pengiriman, aktifitas yang dilakukan setelah barang disiapkan adalah pengepakan (pack) dan pemilahan (sortasi).
Packaging dilakukan secara sendiri-sendiri atau digabungkan untuk kenyamanan/keamanan barang. Sedangkan sortasi adalah mengumpulan picking atau packaging ke route yang benar dan harus membandingkan antara kapasitas truck dan route yang akan dilalui.

Yang terpenting dilakukan didalam proses pack dan sortasi adalah:

Adanya alamat/label untuk per tujuan
Mengurangi waktu pencarian dalam packaging
Pengelompokan antara karton, boxes atau pcs
Memberikan label khusus untuk packaging boxes
Menghitung jumlah koli
Mengelompokan packaging kedalam alur keberangkatan yang benar
Prinsip dasar didalam pack dan sortasi adalah:

Pengecekan dokumen vs barang
Aktifitas barang vs barang

Hambatan-hambatan didalam pack dan sortasi adalah
1. Pengeluaran barang lambat
2. Lokasi pra delivery tidak teratur
3. Kerusakan barang
4. Urutan rencana delivery tidak tepat
5. Truck yang tidak sesuai dengan rencana
6. Partial picking
7. Dokumen tidak lengkap
Sehingga didalam pack dan sortasi dapat juga di ukur KPI yang akan bermanfaat bagi management:
Rata-rata box/karton – diukur dari total box atau pcs yang ada dan berapa jumlah karton setelah dilakukan pengemasan
• Contoh: Tujuan Timur 100 boxes/karton, Tujuan Utara 40 boxes/karton
Efektifitas Pengiriman Barang (Delivery)
Menurut Donald J Bowersox & Davids J. Close didalam bukunya Logistical tManagement, dinyatakan bahwa aktifitas Transportasi menghabiskan 44% dari total biaya logistic. Bahkan di Indonesia menurut beberapa sumber biaya transportasi bisa mencapai lebih dari 60%.
Donald J Bowersox & Davids J. Close juga membagi komponen biaya administrasi 6%, customer service 4%, inventory 20% dan warehouse 26%. Nampak jelas bahwa aktifitas transportasi merupakan aktifitas yang perlu dan harus ditangani dengan sangat serius.

Didalam prakteknya, penghematan biaya transportasi dapat dilakukan langsung dengan menerapkan:

Minimalkan waktu tunggu muat di gudang dan waktu tunggu bongkar barang di tujuan
Maksimalkan kapasitas pengiriman per jenis kendaraan
Grand Max, CDE, CDD, Fuso, Tronton atau Build Up
Atur route yang akan dituju
Jika memungkinkan, pengiriman dilakukan didalam satuan pallet, bukan pada pecahan atau kartonan
Hindarkan biaya siluman.
KPI Pengiriman Barang (Delivery)
KPI (Key Performa Indicator) pengiriman barang digunakan untuk mengukur kecepatan, akurasi, volume dan kondisi-kondisi lainnya yang ditentukan oleh management.

Untuk mendapatkan KPI penyiapan barang dengan baik, maka perlu diketahui dasar-dasar aktifiats kerja di bagian ini:

Pengecekan dokumen vs barang
Aktifitas barang vs lokasi (space)
Dengan mengetahui dasar-dasar aktifitas tsb, maka akan diketahui hambatan-hambatan yang terjadi didalam proses pengiriman barang yang berkaitan dengan dasar-dasar aktifitas tsb:

Pengeluaran barang lambat
Kerusakan barang
Urutan rencana delivery tidak tepat
Armada angkutan yang tidak memadai
Truck tidak sesuai standard
Barang titipan (promosi)
Pengurusan barang CN
 
Nikmatilah Kemudahan Pengiriman barang dan Pindahan anda pun bisa berhemat dan solusinya ada di CV. Evelha Mandiri.

Hubungi contact person kami : Victor Hp. 0812 900 3703; 0878 8000 2799

www.jasasewamobilboxjakartacom; Email: evelhamandiri@gmail.com